Cepat Kaya atau Gila dari bisnis INVESTASI ? - senezik

Sabtu, 30 Maret 2013

Cepat Kaya atau Gila dari bisnis INVESTASI ?

Cepat Kaya atau Gila dari bisnis INVESTASI ?

Akhir akhir ini yang menjadi trending topik dilingkungan tempat tinggal saya yaitu BISNIS INVESTASI, sedikit - sedikit yang dibahas profitnyalah,,sedikit sedikit manfaatnya yang katanya berguna untuk masa depan diakhir tua katanya.. ujung ujungnya malah mau nge prospek.................. tapi tidak banyak juga yang menolak bisnis INVESTASI itu, siapa juga yang mau menolak menjadi OKB (Orang kaya Baru) tanpa perlu kerja keras sifatnya INSTAN hanya bermodalkan sedikit hasilnya bisa menggunung katanya jadi wajar saja jika penggemarnya juga banyak diantaranya saya sendiri yang sudah mencoba banyak macam bisnis INVESTASI , semoga bisnisnya lancar2 saja bagi yangsedang menjalankannya ...aminn, Karena keseringan dengar akan bisnis yang seperti ini dan karena berkali-kali tertipu, sayapun mencari informasi tentang bisnis INVESTASI di Google dan ternyata hasilnya semuanya PENIPUAN BERANTAI dari search pertama hingga terakhir isinya tetap seperti itu PENIPUAN, dalam hatiku berkata-kata, semoga sahabat2ku itu tidak termasuk dari salah satu korbannya Aminn..

Dari segala jenis INVESTASI yang ada semua motif dan sistemnya hampir2 mirip yang mungkin membedakan hanya nama perusahaan dan Profit yang diberikan. salah satunya, Penipuan berkedok investasi forex ,Penipuan yang berkedok investsi dan trading yang katanya dari INGGRIS, Penipuan yang berkedok sistem Onlinelah, Investasi emas, proyek minyak gaslah. Kesemua itu motifnya hampir sama korban yang berinvestasi akan di iming-imingi bahwa modal akan dikembalikan dalam jumlah yang lebih besar? Katanya tidak mungkin rugi. Pdahal semua bisnis yang return atau imbal hasilnya tinggi pasti memiliki tingkat resiko yang tinggi pula. Sebagai contohnya bisnis forex trading.

Sebenarnya kalau kita jeli dan mau teliti ciri-ciri penipuan berkedok investasi bisa kita deteksi dengan mudah: Menjanjikan keuntungan tinggi yang tidak masuk akal. Too good to be true. Memang keuntungan besar inilah yang ditawarkan untuk menggaet korbannya. Apalagi banyak orang kan memang suka yang instan. Ingin cepat kaya tanpa berusaha. Modusnya adalah MENJAMIN sejumlah keuntungan yang besar secara tetap. Dari dulu sampai sekarang modus penipuan bisnis investasi hanya satu yang utama, yaitu menawarkan bunga tinggi kepada nasabah.

Lantas kenapa banyak warga masih tertarik? Itu karena nasabah gelap mata. Umumnya, pembayaran bunga lancar hanya pada tahun pertama. Itu hanya trik untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah dan tentu saja diharapkan bisa memperpanjang daftar nasabah melalui kabar dari mulut ke mulut yang terbukti sangat efektif. Fokusnya adalah mencari anggota, bukan memproduksi sesuatu atau aktivitas lainnya yang menghasilkan.

Dan umumnya Penipuan berkedok INVESTASI mengharuskan korbannya untuk mencari korban lain (member get member). Sekarang ada juga modus yang tidak menekankan member get member, tapi pada prinsipnya tetap ia membutuhkan member banyak agar skema penipuannya berhasil, salah satunya ini Bisnis investasi yang diguluti sahabatku saat ini katanya kita tidak perlu merekrut tapi jika kita aktif merekrut bonusnya akan semakin besar katanya jadi jika disimpulkan kita tetap harus merekrut juga ... . Karena itu ada yang mengganti sistem member get member dengan menggunakan tim marketing sendiri. Awalnya memang modus penipuan investasi seperti ini masih sanggup untuk membayar profit kepada member-membernya. Tapi semakin banyak orang bergabung, komisi dan profit yang harus dibayarkan semakin besar, yang akhirnya akan menjadi beban pengelola dan ujung-ujungnya menyebabkan pengelola kabur saat komisi tidak terbayar. Karean pada dasarnya, uang dari member baru untuk membayar member yang lama. Dan yang lebih parah lagi...  member yang lebih akhir bergabung akan kesulitan mencari korban ( member yang lebih baru lagi..)

Kata bang google Modus seperti ini sudah uzur, dimulai dari Charles Ponzi sampai terakhir yang paling terkenal adalah Bernard Madoff: Mantan kepala bursa saham NASDAQ yang sekarang dipenjara 150 tahun karena investasi money game bodongnya menimbulkan kerugian setara kira2 600 TRILYUN rupiah.

Tapi coba pikirkan lebih teliti. Sebagai contoh Perusahaan yang bergerak di bisnis forex, andai perusahaan tsb benar-benar menguntungkan dengan robot tradingnya, kenapa repot repot harus mencari dana orang lain. Dia seharusnya cukup meminjam uang ke bank yang bunganya cuma 15% per tahun. Kalau benar menguntungkan, bank pasti dengan senang hati memberikan pinjaman. Tapi tidak. Kenapa? Bisa jadi krena tidak punya agunan. Tapi ............. sudah banyak sekali yang akhirnya para pebisnis yang sudah mendapatkan dana dari member malah menghilang.

Trading forex sesungguhnya tidak mudah. Sulit dipercaya ada robot bisa memprediksi pergerakan chart forex selalu benar sehingga bisa memberikan jaminan profit hingga 3% sehari, SETIAP HARI. Tidak ada yang menjamin kalau trading forex atau gold pasti menang terus. Bahkan menggunakan robot sekalipun. Sekali waktu memang bisa menghasilkan 5%-10%, tapi tidak lah setiap hari? Kalau ada yang bilang bisa menjamin keuntungan sekian persen per hari itu adalah OMONG KOSONG. Saya sendiri sudah 3 tahun menjalankan bisnis forex, tingkat resikonya cukup tinggi memang.

Skema investasi tersebut jelas-jelas PENIPUAN atau SCAM, dan hanya ingin memanfaatkan orang yang tidak mengerti tentang trading forex atau gold yang sebenarnya. Modus investasi yang menjamin keuntungan besar tanpa kegiatan yang jelas seperti itu sebenarnya adalah MONEY GAME. Jadi uang yang disetor member baru digunakan untuk membayar bonus bagi member lama. Demikian seterusnya. Sudah banyak modus penipuan investasi seperti ini. Kalau dulu dibalut dengan iming-iming arisan motor, agrobisnis, dll, sekarang kedoknya adalah investasi dan trading forex.

Bagaimana supaya kasus ini tidak terulang? Trader dari Harvest International Futures Tony Mariano mengimbau agar masyarakat pintar memilih produk investasi, salah satunya dengan mengenali risiko. “Jika sudah tahu risikonya, orang akan cenderung hati-hati,” kata dia saat berincang dengan VIVAnews.com, Selasa 20 Desember 2011.

Dari berbagai jenis Penipuan yang berkedok INVESTASI tidak sedikitpula yang menjadi korbannya, ada yang hampir gila ada juga yang sudah GILA beneran,,Kasihan untuk para korban yang harusnya sudah menikmati Uangnya malah raip,hilang diambil orang..Mengingat sahabatku tadi semoga mereka tidak seperti itu aminnn
Jadi intinya jika kalian memang yakin akan bisnis investasi yang kalian geluti saat ini tidak salahnya juga kan sebelumnya kita mencari informasi yang jelas akan sistem dan keberadaan dan legalitas bentuk usahanya biar semuanya aman dan terkendali….makasih. Semoga menjadi pertimbangan bagi pra netter baru yang lebih gampang DITIPU oleh para pelaku bisnis kotor yang sengaja  menipu para membernya. Jangan sampai ingin menjadi cepat kaya malah menjadi cepat gila.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman