4 Pertimbangan saat Ajukan Pinjaman Tanpa Agunan untuk THR Karyawan

Anda punya bisnis kue kecil-kecilan atau bengkel sederhana? Sekecil apapun bisnisnya, tentu Anda memiliki karyawan yang memiliki peran penting dalam berjalannya bisnis Anda. Untuk membalas jasa mereka, pinjaman tanpa agunan bisa diajukan, terutama jika tabungan THR terpakai untuk biaya lain yang lebih urgent, tentunya dengan beberapa pertimbangan berikut.

1. Tentukan Nominal yang Akan Dipinjam

Pertimbangan pertama yang penting untuk Anda pikirkan sebelum mengajukan pinjaman untuk THR karyawan adalah berapa nominal yang akan Anda pinjam. Jika Anda punya 2-3 karyawan dan ingin memberi THR sama seperti gaji bulanan mereka yang masing-masingnya Rp1 juta, maka Anda butuh butuh pinjaman sebesar Rp2-3 juta.
Jangan pernah tergoda untuk mengajukan pinjaman Rp10 juta jika Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Bahkan, jika Anda membutuhkannya untuk menambah modal dan memperbesar usaha, sebaiknya diajukan setelah pinjaman untuk THR karyawan ini sudah dilunasi. Jadi, pinjaman ini tidak akan memberatkan Anda di kemudian hari.

2. Tentukan Tenor Terbaik

Anda juga harus menentukan tenor yang akan dipilih. Semakin cepat, maka cicilannya akan semakin besar per bulannya. Jika memilih tenor yang lebih lama, cicilan per bulannya lebih ringan dan membuat Anda tidak terlalu berat saat ingin membayarnya. Tapi, jika dikalkulasikan, biasanya tenor pendek lebih rendah suku bunganya.
Jadi, keputusan dalam menentukan tenor terbaik ini kembali pada kemampuan Anda dalam membayar cicilan per bulannya. Jika mampu bayar dalam waktu 6 bulan karena tidak ada kebutuhan mendesak, sebaiknya pilih tenor 6 bulan. Tapi, kalau Anda hanya mampu mengambil tenor 10 bulan, sebaiknya ambil yang 10 bulan saja.

3. Berapa Bunga dan Biaya Lainnya

Hal berikutnya yang harus Anda pertimbangkan saat ingin mengajukan pinjaman tanpa agunan adalah bunga dan biaya tambahan lainnya. Besar suku bunga ini memiliki pengaruh pada nominal cicilan yang harus Anda bayar per bulannya. Selain itu, Anda harus tahu dengan detail informasi tentang tambahan biaya yang menyertai pinjaman Anda.
Karena, bukan hanya suku bunga, tenor, dan plafon yang membuat biaya cicilan perbulannya tinggi, tapi juga biaya tambahannya. Misal, biaya administrasi, penalti, dan semacamnya. Dengan mengetahui suku bunag dan biaya tambahan, Anda tidak akan kaget nantinya.

4. Besar Omzet dan Keuntungan

Pertimbangan lainnya yang harus Anda pikirkan saat ingin emngajukan pinjaman untuk karyawan adalah omzet yang dihasilkan dari usaha rintisan Anda. Karena, faktor inilah yang akan menentukan kesanggupan Anda dalam membayar dana pinjaman tersebut.
Perkirakan omzet rata-rata yang Anda peroleh, lalu ambil 30% keuntungannya untuk mencicil. Jadi, jika Omzet Anda per bulannya Rp30 juta dan ada untung Rp5 juta, setidaknya Anda bisa ambil cicilan yang Rp1 juta per bulan.

Dengan pinjaman tanpa agunan, Anda bisa meminjam dan membayarnya dengan tenang karena plafon dan tenornya memang masuk akal. Terutama jika mengajukan pijaman melalui tunaiku.com di Bank Amar. Anda juga tidak akan merasa dikejar-kejar penagih utang seperti halnya jika meminjam di rentenir. Selain bunganya yang selangit, tidak berkah pula.

4 Pertimbangan saat Ajukan Pinjaman Tanpa Agunan untuk THR Karyawan 4 Pertimbangan saat Ajukan Pinjaman Tanpa Agunan untuk THR Karyawan Reviewed by buyazen on Juni 06, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.